oleh

Kemenkes Siapkan 6,4 Juta Dosis Vaksin Sinovac untuk Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Headlines.id – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, yang akan dimulai pada akhir Desember 2021, menggunakan vaksin Sinovac.

Ia juga mengungkapkan, kabupaten/kota dapat melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak 6-11 tahun apabila cakupan vaksinasi di daerah tersebut telah mencapai target 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis pertama untuk lansia.


“Vaksin Sinovac. Saat ini disiapkan sekitar 6,4 juta dosis vaksin, sambil menunggu lagi awal Januari,” ujar Nadia saat dihubungi, Sabtu (11/12/2021).

Nadia mengungkapkan, pada tahap awal, vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak akan dimulai di Pulau Jawa-Bali dan beberapa daerah lainnya.

“Dan mungkin ada tambahan beberapa kabupaten di luar Jawa dan Bali. Tapi tetap sesuai Inmendagri yang cakupan vaksinasi dosis satu 70 persen dan lansia 60 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nadia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak berusia 6-11 tahun nantinya akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), sekolah dan pusat vaksinasi.

Sebelumnya diberitahukan, pemerintah daerah dapat melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di masing-masing wilayah di mulai pada tanggal 24 Desember 2021. Dengan syarat, capaian vaksinasi Covid-19 telah mencapai target minimal 70 persen untuk dosis pertama dan 60 persen untuk vaksinasi dosis pertama bagi lansia.

Ketentuan ini telah diatur dalam Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Inmendagri tersebut merupakan aturan pengganti dari Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 yang salah satunya mengatur tentang penerapan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun Inmendagri terbaru ini akan mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022. Dalam Inmendagri 66/2021 juga diatur bahwa Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia harus mampu mempercepat laju vaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 48,57 persen dan 70 persen untuk dosis pertama dari jumlah sasaran, terutama vaksinasi bagi lansia sampai akhir Desember 2021.


Komentar