Waspada! Scam Pig Butchering di Dunia Crypto

Bitcoin
Foto: Unsplash.com/ Kanchanara

HEADLINES.ID – Studi terbaru dari Chainalysis yang mulai terbit pada Kamis (16/02). Studi tersebut mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, Pig Butchering akan menjadi penipuan cryptocurrency yang populer. Dengan menggunakan taktik “Pig Butchering”, penipu berpura-pura mengembangkan ikatan yang kuat dengan korbannya.

Seiring waktu, penipu akan menargetkan dan membina hubungan baik dengan korban. Mereka membangun situs kencan fiktif dan profil media sosial yang menggambarkan gaya hidup mewah dan mengirimkan pesan acak untuk berhubungan dengan para korban. Aplikasi seperti WeChat, WhatsApp, dan bahkan Facebook sering merka gunakan.

Sambil membentuk koneksi, penipu juga melakukan pengintaian untuk menentukan korban mana yang memiliki potensi investasi terbesar. Setelah target mereka temukan dan kepercayaan telah terjalin, penipu secara halus menampilkan platform investasi cryptocurrency tempat mereka langsung sukses.

Penipu menginstruksikan korban tentang cara menggunakan situs web palsu selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan dalam upaya membujuk mereka untuk menginvestasikan semua uang yang mereka miliki.

Situs web ini memalsukan hasil untuk memberi kesan bahwa korban memiliki akses ke uang tersebut. Mereka awalnya dapat mengambil uang.

Penipu akan meyakinkan korban untuk mengambil kredit begitu mereka merasa seperti menguras dana mereka. Saat target terbangun, penipu akan membatasi akses ke uang dan mencoba memeras lebih banyak uang dari mereka.

Sebagian besar berasal dari Asia Tenggara

Sebagian besar penipuan ini berasal dari Asia Tenggara dan proses ini terkait dengan aktivitas ilegal seperti perdagangan manusia.

Karena kemudahan penipu dapat berinteraksi dengan mereka ketika mereka berbicara dalam bahasa yang sama, orang Amerika Asia sering menjadi korban penipuan.

Korban lain dari scam ini yang memangsa kebaikan dan mudah tertipu orang adalah seorang wanita yang mereka target. Hal tersebut lantaran dia bereaksi positif terhadap iklan Facebook tentang mengadopsi seekor anjing.

Bagaimana Mencegah Penipuan Pig Butchering?

Joshua Crumbaugh, CEO Phishfirewall, dilaporkan mengatakan kepada CNBC, “Sebagai permulaan, jangan menerima saran investasi dari individu yang Anda temui di Tinder. Jika dana datang kepada Anda melalui segala bentuk media sosial atau komunikasi yang tidak diminta, Anda harus bersikap skeptis.”

“Anda juga harus mencari pengembalian investasi yang lebih tinggi dari rata-rata,” lanjut Crumbaugh, “terutama jika mereka dapat menunjukkan pengembalian yang cepat dan Anda mendapati diri Anda ingin menginvestasikan lebih banyak uang segera setelah investasi awal.”