Market Cap BUSD Turun Drastis Hingga Sentuh Rp. 148 Miliar

Bitcoin
Foto: Unsplash.com/ Kanchanara

HEADLINES.ID – Menurut statistik dari Coinmarketcap per Jumat, 3 Maret pukul 17.32 WIB, kapitalisasi pasar Binance USD (BUSD) telah turun secara signifikan untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir menjadi US$9,6 miliar, atau Rp. 148 miliar.

Nilai pasar BUSD telah turun sekitar US$6,4 miliar, atau sekitar Rp98 triliun, selama tiga minggu terakhir.

Kapitalisasi pasar BUSD mencapai level tertinggi baru sebesar US$23,49 miliar pada 15 November 2022, hanya beberapa hari setelah kematian FTX.

Penerbit stablecoin BUSD, Paxos, mendapat kecaman dari regulator AS selama penurunan ini. Stablecoin BUSD telah berhenti diperdagangkan sebagai konsekuensi dari kasus ini, dan telah diblokir dari beberapa bursa signifikan.

Atas dugaan pelanggaran peraturan perlindungan investor, Komisi Pertukaran Keamanan Amerika Serikat (SEC) mengeluarkan surat panggilan pengadilan kepada Paxos terkait BUSD pada 12 Februari 2023. Nilai pasar BUSD telah turun sebesar US$6,65 miliar sejak saat itu.

Aave dan Coinbase Bekukan BUSD

Coinbase, platform pertukaran cryptocurrency, baru-baru ini mengungkapkan niatnya untuk mulai menghapus BUSD dari daftar token yang tersedia pada 13 Maret 2023.

Perwakilan Coinbase dilaporkan memberi tahu Cointelegraph bahwa pilihan itu dibuat karena BUSD tidak lagi memenuhi standar daftar Coinbase. Platform Aave sedang mempertimbangkan untuk membekukan cadangan BUSD pada Selasa (14/2), selain Coinbase.

Kapitalisasi USDT yang Lebih Kuat

Menurut data dari Coinmarketcap per 3/3, kapitalisasi pasar USDT saat ini adalah US$71,125 miliar. Dalam 24 jam sebelumnya, terjadi kenaikan sebesar 0,08%.

Selain itu, supremasi USDT berjumlah 6,92% secara keseluruhan. Sementara itu, valuasi USDC naik 1,28% menjadi US$43,17 miliar, menjadikannya pangsa pasar 4,20%.