Saat Ini, ANTM Fokuskan Penjualan Bauksit dan Alumina

Bauksit
Foto: Unsplash.com/ Massimo Virgilio

HEADLINES.ID – Output dan penjualan bauksit dan alumina akan meningkat tahun ini, menurut PT Antam Tbk (ANTM). 2 juta metrik ton basah output bauksit adalah tujuan perusahaan. (wmt).

Tujuan ini konsisten dengan volume bauksit yang pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan butuhkan. Hal tersbut juga merupakan antisipasi penjualan bijih bauksit ke klien luar.

Menurut Sekretaris Perusahaan ANTM Syarif Faisal Alkadrie, target tersebut meningkat 21% dari pencapaian bijih bauksit unaudited 2022 perseroan sebesar 1,65 juta wmt. Penjualan tambang bauksit diperkirakan mencapai 1,58 juta wmt, naik 27% dari tahun lalu 1,24 juta wmt.

Baca Juga :  AMTI Tanggapi Naiknya Harga Tarif Cukai Rokok: Sangat Disayangkan

“Perseroan fokus mengembangkan penjualan di pasar domestik seiring dengan larangan ekspor bijih bauksit yang akan berlaku tahun ini,” kata Syarif dalam keterangan resminya, Sabtu pada tanggal 25 Februari 2023.

Bisnis juga akan mengoptimalkan operasinya dan mengelola biaya tunai secara efektif dan bijaksana untuk mencapai tujuannya.

Selain itu, perseroan menargetkan peningkatan produksi alumina sebesar 131 ribu wmt melalui badan usahanya, PT Indonesia Chemical Alumina (PT ICA). Hal ini sejalan dengan rencana ANTM untuk menggenjot penjualan produk alumina sekaligus merampingkan operasional pabrik CGA Tayan.

Baca Juga :  Perburuan Dimulai! Ini Alasan NPWP & NIK KTP Bakal Digabung

Penjualan alumina untuk bisnis ini diperkirakan mencapai 126.000 wmt. Penjualan dan output alumina untuk ANTM melampaui target mereka untuk tahun sebelumnya di tahun 2022, masing-masing sebesar 114%.

Menurut Syarif, kemampuan keuangan PT ICA untuk melunasi seluruh pokok pinjaman bank sebesar 3,52 miliar yen atau setara USD 25,95 juta juga tercermin dari penguatan kinerja segmen bauksit dan alumina tahun lalu.