Moeldoko Ungkap Permasalahan EV Berpusat di Baterai

Mobil Listrik
Foto: Unsplash.com/ Ernest Ojeh

HEADLINES.ID – Menurut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, baterai menjadi penghambat utama pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Sebenarnya arah harga mobil listrik di pasaran tergantung oleh faktor-faktor tersebut.

Menurut Moeldoko, mobil listrik membutuhkan baterai yang memenuhi setidaknya lima kriteria atau spesifikasi. Kelima faktor tersebut adalah berat baterai, waktu pengisian daya, kapasitas baterai, dan apakah menimbulkan bahaya yang signifikan bagi kendaraan.

Moeldoko mengatakan dalam kunjungannya ke IIMS 2023, Jumat tanggal 24 Februari 2023, “Jadi siapa yang bisa menciptakan baterai yang tipis, jarak jauh, fast charging, bisa memastikan masyarakat menggunakannya aman dari air atau api, jika isu dijawab dengan benar, itu kuncinya.” Menurut Moeldoko, standar tersebut akan menguasai pasar baterai Indonesia.

Baca Juga :  Mitsubishi Triton Rilis di Thailand Juli Mendatang

karena sektor kendaraan listrik akan menggunakannya secara luas. “Jadi kalau kita ikut bisnis kendaraan listrik, kita bermain di ruang itu. Tidak ada yang tidak mungkin, menurut saya, karena bangsa lain pasti juga akan mempersiapkan diri, dan Indonesia juga memiliki banyak orang yang cerdas.

Menurut Moeldoko, mobil listrik akan segera menjadi hal yang lumrah di seluruh dunia. karena peralihan ke kendaraan ramah lingkungan mulai banyak dilakukan di berbagai negara sebagai upaya untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh kendaraan konvensional. Kami akan terus menjadi yang terdepan selama kami dapat menangani masalah baterai secara efektif dan cepat, klaim Moeldoko.

Baca Juga :  Teka-teki The Ugly yang Meresahkan SBY

Moeldoko juga yakin industri mobil listrik Indonesia akan berkembang mengingat jumlah penduduk negara ini secara keseluruhan. dengan dukungan pemerintah tentunya.

“Bagaimana jika mereka beralih ke sepeda motor listrik? Pasar mobil listrik Indonesia akan berkembang sangat cepat, prediksinya.