HEADLINES.ID – Harga daging ayam mulai naik di toko konvensional. Sebelum Ramadan, biayanya kabarnya Rp. 50.000 per ekor.
Menurut Epi, pedagang ayam di pasar tradisional Pasar Minggu, harga satu kg ayam berangsur-angsur naik dari Rp3.000 menjadi Rp5.000 sejak pekan lalu. Menjadi sedikit lebih dari apa yang telah kita lihat sejauh ini.
Sudah lama sejak saya terakhir memposting. Ada kenaikan Rp 3.000–5.000 per kilogram. Secara bertahap meningkat menjadi Rp. 35.000 per kg dari sebelumnya Rp. 30.000 per kilogram. Jumlah orang telah meningkat menjadi Rp 45.000.
Dia mengklarifikasi bagaimana kenaikan harga mengakibatkan penurunan keinginan. Dulu pelanggan membeli 10 ekor, tapi sekarang hanya 5 ekor.
Selain itu, tidak ada pelanggan di pasar karena Ramadhan. Akibatnya, pendapatan para pedagang menurun.
“Menjelang Ramadhan sepi, tapi belanja mahal,” ujarnya.
Epi mengakui bahwa kenaikan biaya meningkatkan uang belanja yang tersedia. Akibatnya, dia tidak bisa membeli ayam dalam jumlah banyak.
Biasanya 150 ekor, sekarang tinggal 8-10 ekor, apa tidak mau dipotong pengeluaran, katanya.Selain itu, dia memprediksi harga unggas akan lebih mahal pada H-3 Ramadan. Ia memproyeksikan harga unggas broiler bisa naik hingga Rp. 50.000 per ekor.











