Dukun Pengganda Uang Bunuh 12 Orang di Palembang

Kasus Pembunuhan
Foto: Unsplash.com/ Jr Korpa

HEADLINES.ID – Jenazah 12 orang yang dukun penghasil uang Slamet Tohari (45) bunuh di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, telah aparat temukan. Hanya satu dari 12 korban jiwa yang mereka sebutkan. Diduga salah satu korban yang tidak disebutkan namanya adalah warga Palembang, Sumatera Selatan.

Mulyadi, warga Palembang, diduga menjadi korban pembunuhan. (46). Jenazah para korban ditemukan di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Selasa 4 April 2023. Adik Mulyadi, Ahmad Hidayat (28), berwisata ke sana.

Kronologi

Hidayat mengaku sejak Oktober 2021 kakaknya hilang. Mulyadi sempat memberitahu keluarganya bahwa dia akan mengunjungi Slamet di Desa Balun. Mulyadi menghilang seminggu atau lebih setelah mengungkapkan berita itu.

“Kakak saya kasih tahu alamatnya waktu dia datang. Tapi setelah seminggu, hilang. Jadi, sudah setahun lebih, menurut Hidayat, hilang.

Hidayat menambahkan, ia berangkat ke Banjarnegara untuk menemui Slamet Tohari setelah saudaranya menghilang. Slamet tetap bertahan untuk mengelak. Hidayat pun mengadu ke Polsek. Namun, belum ada informasi yang terungkap terkait soal hilangnya sang kakak.

Hidayat mengklaim Mulyadi adalah seorang taipan real estate. Hidayat mengaku tidak yakin bagaimana Slamet Tohari bertemu dengan kakaknya. “Dia sudah dua kali berkunjung. Dia membawa kendaraan Innova untuk kedua kalinya, tapi sudah menghilang, kata pria itu.

Hidayat mengaku tidak mengetahui jumlah uang yang kakaknya berikan kepada Slamet. Dia menambahkan, Mulyadi sudah keluarganya peringatkan untuk tidak percaya pada dukun yang menjanjikan kekayaannya berlipat ganda.

Keluarga sering memperingatkan mereka agar tidak mempercayai hal-hal seperti itu karena itu tidak mungkin. Mungkin saat itu mentalnya sedang kacau karena terlilit utang, kata Hidayat berspekulasi.

Menurut Hidayat, pihak keluarga belum mengambil sampel DNA untuk analisis tambahan. Karena itu, masih belum jelas apakah Mulyadi benar-benar menjadi korban pembunuhan Slamet.

Korban tertua polisi temukan pada Minggu, 4 Februari 2023. Jenazah pertama yang mereka temukan positif bernama Paryanto, 53 tahun, asal Sukabumi, Jawa Barat. Identitas 11 mayat lainnya tidak mereka ketahui.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Unit III Polres Banjarnegara Iptu Imam Sanyoto melaporkan ada sembilan dari 12 jenazah yang timnya temukan pada Senin telah masyarakat makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Balun pada Selasa. Keluarga tersebut kemudian mengangkut jenazah Paryanto ke Sukabumi.