Bawaslu: 243 Bakal Paslon Tak Patuhi Protokol Kesehatan Saat Daftar ke KPU

Foto: Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar (Youtube MK)

Headlines.id – Bawaslu RI memantau pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah di Pilkada serentak 2020. Bawaslu menemukan sebanyak 243 bakal pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan saat melakukan pendaftaran ke KPU daerah setempat.

“Sampai dengan hari ini pada hari pertama kami mendapatkan data ada 141 bakal pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan, dan pada hari kedua ada 102, totalnya ada 243,” kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam konferensi pers yang disiarkan Facebook KPU RI, Senin (7/9/2020) dini hari.

“Dan juga sampai hari kedua kami dapatkan dari pengawasan ada 20 bakal pasangan calon yang tetap datang ke KPU tanpa menyerahkan hasil swab dari rumah sakit,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gugatan Akhyar di MK Gugur, KPU Segera Tetapkan Bobby Jadi Walkot Terpilih

Menurut Fritz, kepatuhan terhadap protokol kesehatan masih menjadi PR besar dalam tahapan Pilkada serentak 2020. Pasalnya, hampir setengah dari keseluruhan bakal pasangan calon yang mendaftar melanggar aturan pencegahan COVID-19.

“Kita sepakat untuk melakukan Pilkada 2020, tapi proses pendaftaran, tadi sudah disampaikan Pak Ketua KPU, ada 687 paslon dan hampir setengahnya, 243 itu tidak mematuhi protokol kesehatan pada saat datang ke kantor KPU,” ujar Fritz.

Baca Juga :  Eri Cahyadi Sebut BPJS Warga Bergaji di Bawah Rp 10 Juta Ditanggung Pemkot

Bawaslu juga meminta ketegasan dari para penegak hukum hingga Satgas Penanganan COVID-19 di daerah untuk menertibkan kepatuhan masyarakat. Hal itu dinilai masih menjadi pekerjaan rumah dalam penyelenggaran Pilkada 2020.

”Ini adalah tugas kami, Bawaslu. Kami juga minta ketegasan dari kepolisian, ketegasan dari TNI-Polri dan juga Satpol PP dan Mendagri serta para petugas Satgas COVID-19 untuk bisa tetap melaksanakan pemilihan di dalam Pilkada 2020,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, KPU telah menerima pendaftaran 687 bakal calon pasangan di Pilkada 2020 hingga Minggu (6/9) pukul 24.00 WIB. Dari jumlah yang mendaftar, dilaporkan ada 37 bakal calon kepala daerah yang positif virus Corona (COVID-19).

Baca Juga :  Denda Rp 50 Juta ke Habib Rizieq Dinilai Tak Cukup, Ini Kata Satpol PP

“Bakal calon yang dinyatakan positif berdasarkan pemeriksaan swab test-nya sebanyak 37 calon, jadi 37 orang, yang kami kumpulkan datanya dari 21 provinsi, karena sampai pukul 24.00 masih ada provinsi yang laporannya sedang dikerjakan. Jadi 37 (calon) dari 21 provinsi yang sudah masuk laporannya,” kata Ketua KPU Arief Budiman, Senin (7/9) dini hari. (detikcom/hli)