Pimpinan Ponpes di Bandung Perkosa Santrinya, Pelaku Batasi Santri Berinteraksi dengan Warga

Headlines.id – HW ialah pimpinan pondok pesantren yang menjadi terdakwa dalam kasus pemerkosaan pada 12 santrinya.

Ia tidak memperbolehkan para santrinya untuk bergaul dengan masyarakat setempat

Pesantren HW menggunakan rumah bercat putih itulah yang berdiri di salah satu kompleks perumahan di Antapani, Kota Bandung.

Hendar Hardiman selaku petugas keamanan, menyatakan bahwa sejak penangkapan HW 8 bulan yang lalu, tidak ada kegiatan di rumah tersebut.

“Kejadiannya kan tidak lama setelah lebaran. Saya juga kaget polisi menangkap HW,” ujar Hendar.

Menurut Hendar, HW jarang tinggal di rumah tersebut dan lebih sering tinggal di Cibiru.

Ia mengenal pelaku sebagai sosok yang dermawan dan agak pendiam

“Dia orangnya pendiam, jarang tinggal di sini,. Sebelum para polisi menangkapnya, ia sempat membagikan THR sama kita,” tuturnya.

Ia menuturkan bahwa para murid di sana melaksanakan aktivitas sebagai mana mestinya para santri di pondok pesantren.

“Ada sekitar 15-an murid di sini. Mereka memang tinggal di sini. Tidur di sisi. Rumahnya kan dua lantai, ada tempat tidur yang bisa berderet ke atas gitu,” tutur Hendar.

Hendar mengungkapkan bahwa pelaku mengancam para santrinya untuk tidak berinteraksi dengan warga sekitar.

“Kalau ketemu santri enggak pernah curhat apa-apa,  diancam. Kalau ada yang ngobrol sama warga,HW langsung menelponnya untuk kembali ke pesantren ,” ungkapnya.***