“Jadi pelaku utama perempuan ini memberikan upah kepada staf nya ini sebanyak Rp 10 juta dan ketiga orang lainnya mendapat Rp 10 juta dan mereka langsung berkoordinasi ke orang yang berada di Makassar yang kami amankan sebelumnya yang setelah mendapatkan Rp 40 juta untuk melakukan aksinya,” jelas Afhi.
Polisi saat ini masih terus melakukan pemeriksaan secara mendalam kepada empat orang pelaku yang dibekuk dari Jakarta dan tiga orang eksekutor di Makassar yang telah ditangkap. Polisi juga masih menggali dan menginterogasi pelaku wanita yang tega merencanakan perbuatan kejam terhadap korban hingga dibuang ke perbatasan Provinsi Gorontalo.
“Kalau untuk motif belum bisa kami sampaikan karena kami baru saja mengamankan, sekarang para pelaku masih kami mintai keterangannya,” tuturnya.











