Puasa Dzulhijjah Penghapus Dosa Satu Tahun

Foto : persada.uad.ac.id
Foto : persada.uad.ac.id

Headlines.id – Setiap tahunnya kita akan kembali bertemu bulan Dzulhijjah, yang dimana lebih dikenal dengan bulan haji. Jika kita belum mampu melaksanakan haji ada berbagai sunah yang dapat kita lakukan, salah satunya adalah puasa Dzulhijjah.

Kita bisa melakukan puasa Dzulhijjah dengan mengikuti kaidah dari tata cara pelaksanaan dari puasa Dzulhijjah ini. Berikut dibawah ini beberapa penjelasan mengenai sunah puasa dibulan Dzulhijjah ini.



Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah

Puasa Zul-Hijjah adalah puasa Sunnah yang diadakan pada hari-hari pertama bulan Zul-Hijjah, yaitu sebelum Idul Adha, yang dimulai dari 1-8 Zul-Hijjah, termasuk hari Tarviya dan hari Araf.

Baca Juga :  Video : Ilmu Tajwid Tata cara Membaca Tanda Waqaf Lazim

Jika Anda ingin mengikuti teladan Nabi Muhammad, Dianjurkan untuk berpuasa Dzulhijjah selama 9 hari berturut-turut. Hal ini sebagaimana dinyatakan dalam HR. Abu Dawud No. 2437, Sheikh Al-Albani, bahwa “Rasulullah (damai dan berkah Allah besertanya) berpuasa selama sembilan Hari Pertama Dzulhijjah, pada Hari Asyura (10 Muharram), Puasa selama tiga hari setiap bulan…”



Dengan demikian, Anda akan menerima hadiah dan praktik puasa yang sempurna untuk bulan dzulhija jika Anda dapat berpuasa selama 9 hari berturut-turut. Namun, karena Sifat Puasa, Dzulhijjah tidak wajib, maka Anda diperbolehkan untuk tidak berpuasa selama 9 hari berturut-turut.