oleh

Polda Metro Ungkap 10 Kasus Eksploitasi Anak, 91 Korban Diamankan

Headlines.id –¬†Subdit Renakta Polda Metro Jaya mengungkap kasus¬†prostitusi anak di bawah umur yang terjadi selama Januari-Februari 2021. Total, ada 15 tersangka yang diamankan petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dalam dua bulan terakhir, polisi telah menerima 10 laporan terkait kasus eksploitasi anak. Ratusan korban ikut diamankan, yang 91 di antaranya berstatus anak di bawah umur.

“Selama tahun 2021 ada 10 LP (laporan polisi) dengan tersangka 15 orang berperan sebagai germo. Korbannya anak-anak di bawah umur dari 10 LP ada 286 korban yang diamankan. 91 di antaranya anak di bawah umur dan 195 sisanya orang dewasa,” kata Yusri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Baca :  Masuk Bioskop Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Yusri mengatakan para pelaku menyasar korban di bawah umur ini dengan berkenalan melalui media sosial. Para korban yang diincar ini dijanjikan dengan uang dan dijadikan pacar.

Setelah para korban terpedaya, pelaku kemudian mengajak korban pergi menginap di sebuah hotel. Di lokasi tersebut, korban kemudian dijual ke pria hidung belang.

“Ada pelaku yang coba jadikan pacar salah satu korban, setelahnya baru diajak nginep. Dikasih bayaran dari Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu setelah menginap. Korban dijual melalui media sosial dan aplikasi MiChat untuk komunikasi,” beber Yusri.

Tiap harinya korban disebut bisa melayani dua hingga tiga orang pelanggan. Yusri menyebut para pelaku bisa mendapatkan imbalan sebesar Rp 50-100 ribu dari tiap tamunya.

Baca :  Apresiasi dan Penghargaan dari Presiden Kepada Atlet Paralimpiade Tokyo 2020

Kini para tersangka telah ditahan di Polda Metro Jaya. Ke-15 pelaku dijerat dengan Pasal 88 juncto 76 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman 10 tahun penjara.

(detikcom/hli)


Komentar