Jokowi Minta Pemimpin ASEAN Buka Dialog Dengan Myanmar Untuk Akhiri Krisis Politik

Presiden Jokowi Minta Pemimpin ASEAN Buka Dialog Dengan Myanmar Untuk Akhiri Krisis Politik
Presiden Jokowi Meminta Pemimpin ASEAN Buka Dialog Dengan Myanmar Untuk Akhiri Krisis Politik. Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

HEADLINES.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh pimpinan negara-negara di ASEAN membuka dialog dengan para stakeholder Myanmar.

Menurut Jokowi, dialog lah yang mampu mengakhiri krisis politik di Myanmar yang telah membuat warga Negeri Seribu Pagoda tersebut menderita.



Hal itu menjadi salah satu poin penting yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada KTT ASEAN di Kamboja.

Jokowi menyampaikan lima poin penting yang diutarakan untuk mengakhiri krisis politik di Myanmar.



“Pertama, penerapan 5PC (5-point consensus) tetap menjadi acuan utama bagi ASEAN dalam membantu Myanmar keluar dari krisis politiknya,” tutur Presiden Joko Widodo seperti dikutip dari laman setkab.go.id.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Kuningan

Poin yang kedua, Presiden Joko Widodo mempertegas seruan penghentian kekerasan agar segera tercipta kondisi yang kondusif di Myanmar.



“Ketiga, Presiden Jokowi mengusulkan penugasan Sekjen ASEAN dan AHA Centre untuk terus mengupayakan akses agar Comprehensive Needs Assesment dapat segera diselesaikan,” ucap Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, bantuan kemanusiaan untuk mendukung life-sustaining menjadi lebih penting artinya saat ini.



Poin keempat yang disampaikan Presiden adalah keputusan non-political representation dari Myanmar juga harus diberlakukan selain untuk AMM dan KTT.