Jahe Merah Direncanakan Akan Diuji Klinis Sebagai Immunomodulator

Foto: Shutterstock

Jakarta – Baru-baru ini, marak penemuan obat COVID-19 yang viral menjadi perbincangan masyarakat. Obat yang berasal dari bahan herbal disebut mampu menyembuhkan dan mencegah virus Corona.

Guna menghindari hal yang serupa, diimbau agar masyarakat tetap waspada dan bijak terkait obat-obatan yang beredar.

Banyak masyarakat yang memanfaatkan obat herbal untuk menjaga daya tahan tubuh. Jahe merah menjadi salah satu tanaman herbal yang dimanfaatkan untuk menjaga sistem imun.

Baca Juga :  Jakarta Jadi Wilayah Pembatasan Baru, Golkar DKI Ungkap Kemungkinan Lockdown

Kandungan gingerol, zingerone, gingerin, phenolic, serta minyak atsiri di dalam jahe merah juga terindikasi bermanfaat sebagai antibakteri dan antiinflamasi untuk mencegah infeksi virus dan penyakit.

Bahkan, saat ini jahe merah disebut memiliki efek immunomodulator yang dapat meningkatkan respons sistem imun.

Terkait itu PT Bintang Toedjoe berencana untuk mengadakan uji klinis terkait manfaat dan khasiat jahe merah agar terbukti secara ilmiah. PT Bintang Toedjoe juga membuka kesempatan bagi lembaga riset ataupun universitas untuk ikut berpartisipasi dalam uji klinis ini.

Baca Juga :  Anak Perempuan Ketiga Mark Zuckerberg telah Lahir

Terkait hal tersebut, sebagai herbal asli Indonesia, jahe merah diharap bisa menjadi andalan masyarakat dalam menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi saat ini. Mari kita dukung rencana uji klinis jahe merah sebagai herbal asli Indonesia. (adv/hli)