Catat! Puncak Arus Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Terjadi 18 Maret

Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kementerian Perhubungan memperkirakan, lonjakan arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada H-3 atau Rabu 18 Maret 2026.

Kepadatan kendaraan saat arus mudik Lebaran di jalan tol
Kepadatan kendaraan diprediksi mencapai puncaknya pada arus mudik Lebaran 2026. Foto: Dok. Headlines.id

JAKARTA – Puncak arus mudik Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, atau sekitar tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Pada periode tersebut, jutaan kendaraan diprediksi meninggalkan wilayah Jabodetabek menuju berbagai daerah tujuan.

Perkiraan itu disampaikan PT Jasa Marga yang memprediksi sekitar 3,5 juta kendaraan akan keluar dari kawasan Jabodetabek selama periode mudik Lebaran tahun ini. Lonjakan kendaraan bahkan diperkirakan mulai terlihat sejak akhir pekan sebelum tanggal puncak tersebut.

Lonjakan arus mudik juga diperkirakan tidak hanya terjadi pada satu hari saja. Pemerintah memperkirakan terdapat beberapa gelombang kepadatan karena sebagian masyarakat memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan panjang.

Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret

Selain puncak mudik, pemerintah juga memetakan periode arus balik setelah Lebaran. Arus balik diprediksi mencapai puncaknya pada Selasa, 24 Maret 2026 atau sekitar H+3 Lebaran.

Di sisi lain, beberapa prediksi juga menyebut arus balik berpotensi terbagi dalam beberapa gelombang berbeda, terutama karena sebagian masyarakat memperpanjang masa libur setelah Idulfitri.

Pemerintah bersama kepolisian dan pengelola jalan tol menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk pengaturan jalur dan kebijakan khusus di ruas tol utama.

Dengan perkiraan mobilitas masyarakat yang sangat besar, pemudik diimbau merencanakan perjalanan lebih awal serta memantau informasi lalu lintas agar perjalanan tetap aman dan lancar selama musim mudik Lebaran 2026.