oleh

Busyro Muqoddas Ungkap Ponsel Diretas Gegara Kritik TWK Pegawai KPK

Headlines.id – Busyro Muqoddas mengungkapkan belum lama ini ponselnya diretas atau di-hack. Dia menduga peretasan itu terjadi karena dirinya mengkritik keras tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

Busyro mengaku mendapat banyak serangan dari buzzer di media sosial (medsos). Namun dia tak menggubris serangan buzzer-buzzer tersebut

“Bahkan ada yang di-hack, barusan HP saya juga di-hack, dan sejumlah teman (mengalami hal yang sama) menjelang webinar ini,” kata Busyro dalam diskusi virtual yang ditayangkan dalam YouTube Sahabat ICW, Senin (17/5/2021).

Busyro selaku mantan pimpinan KPK memang kerap mengkritik KPK atas kebijakannya. Termasuk dalam polemik TWK pegawai KPK ini Busyro pernah menilai bahwa KPK tamat di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia mendesak Ketua KPK Firli Bahuri mengundang para mantan pimpinan KPK. Dia ingin pimpinan KPK sekarang berdialog tentang polemik TWK pegawai KPK.

“Ayo kita dialog secara terbuka dan undang wartawan, undang wartawan biar publik, masyarakat bisa mengetahui lewat pemberitaan,” ucapnya.

Busyro juga mendesak Jokowi menetapkan proses TWK itu ilegal karena tidak mempunyai akibat hukum apa pun. Konsekuensinya, kata dia, 75 pegawai KPK itu harus segera dikembalikan pada posisi semula.

“Mendesak kepada Presiden untuk membentuk tim independen. Melakukan evaluasi apakah kebijakan pimpinan KPK yang dikabarkan tidak kolegial, tidak kolektif menyelenggarakan TWK itu melanggar kode etik atau tidak. Tim independen ini ada unsur negaranya atau pemerintah bersama-sama elemen demokrasi yang masih terawat dengan baik,” pungkasnya. (detikcom/hli)



Komentar