oleh

Ini Besaran Uang Ganti di ‘Desa Miliarder’ Kuningan yang Warganya Borong Kendaraan

Headlines.id – Warga di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi soroton publik. Desa tersebut saat ini dijuluki ‘desa miliarder’ dan warganya memborong sepeda motor serta mobil. Hal itu tidak terlepas dari adanya pembangunan Bendungan Kuningan.

Pembangunan Bendungan Kuningan membuat 362 kepala keluarga di Desa Kawungsari harus merelakan rumah dan lahannya dibeli pemerintah guna melancarkan proyek nasional tersebut. Kepala Desa Kawungsari Kusto mengatakan ada 386 bidang tanah beserta bangunan milik warga yang dibeli pemerintah. Dari total bidang tanah itu, menurut Kusto, baru 279 bidang yang telah mendapat uang ganti untung senilai 149 miliar.

“279 bidang sudah cair nilainya 149 miliar. Sisanya masih menunggu pembayaran karena ada beberapa hal yang masih belum lengkap berkasnya,” kata Kusto seperti dikutip dari detikcom, Senin (22/2/2021).

Baca :  Perlawanan Novel Baswedan dan 74 Pegawai KPK Usai Dinonaktifkan

Menurutnya, uang ganti untung yang diberikan kepada warga jumlahnya berbeda-beda, tergantung dari bidang tanah dan bangunan yang dimiliki. “Yang terkecil itu warga nerima uang ganti untuk Rp 150 juta. Yang paling banyak ada hampir mencapai 1,6 miliar. Kalau saya sendiri dapat Rp 700 juta, tapi saya termasuk yang belum cair uangnya,” ujar Kusto.

Baca :  Tiga Pelanggaran di Balik Penonaktifan 75 Pegawai KPK

Proses pencairan uang ganti untung ini ditargetkan rampung sebelum Juli 2021. Sebab di bulan itu, Bendungan Kuningan mulai diisi air dan warga Kawungsari harus pindah ke tempat relokasi yang sudah disediakan.

“Kalau bendungan itu aktifnya Juli, jadi sebelum itu harusnya sudah selesai pembayaran ganti untungnya,” ucap Kusto.

Sekadar diketahui, warga Desa Kawungsari berbondong-bondong membeli kendaraan mulai dari sepeda motor hingga mobil. Tercatat hingga hari ini sudah lebih dari 300 unit sepeda motor dan 30 mobil yang dibeli warga secara tunai.

Baca :  Beda Mendag dan Fadjroel soal Jokowi Promosikan Bipang Ambawang

Nurmadin (50), warga setempat, mengaku mendapat uang ganti untung hasil menjual rumah dan sawahnya. Ia mendapatkan Rp 400 juta.

“Dapat Rp 300 juta untuk rumah dan Rp 100 juta untuk sawah. Saya kemarin beli motor cash Rp 24,5 juta. Sisanya saya tabungin,” ujar Nurmadin. (detikcom/hli)


Komentar