oleh

Peneliti ITERA: Meteorit Jatuh Ada Kaitannya dengan Dentuman di Lampung

Headlines.id – Tim peneliti bidang studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) memastikan bahwa batuan yang jatuh menimpa rumah warga di Lampung adalah meteorit. Peneliti ITERA meyakini temuan meteorit ini ada kaitannya dengan suara dentuman yang didengar warga.

Para peneliti sudah itu turun langsung ke lokasi kejadian, yaitu Desa Astomulyo Dusun 5, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Peneliti ITERA, Robiatul Muztaba, menjelaskan kaitan penemuan meteorit ini dengan suara dentuman di Lampung.

“Kalau ada dentuman itu ada kaitannya. Kalau dentuman yang di Lampung itu kemungkinan adalah fenomena fireball. Ketika batuan meteor lolos dari atmosfer, nah dengan kecepatan tinggi ke bumi. Dia mengalami pecah,” kata Robiatul saat dihubungi, Minggu (31/1/2021).

Baca :  Tiga Pelanggaran di Balik Penonaktifan 75 Pegawai KPK

Suara dentuman tersebut berasal dari batuan meteor yang pecah. Fenomena inilah yang disebut sebagai fireball.

“Nah karena pecah, batuan itu keras, dia mengeluarkan dentuman. Peristiwa pecahnya batuan meteor itu kita sebut fireball,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa saat ini timnya tengah melakukan uji laboratorium pada sampel meteorit ini. Dia memperkirakan hasil ujinya akan keluar dalam waktu sekitar dua minggu lagi.

Baca :  Beda Mendag dan Fadjroel soal Jokowi Promosikan Bipang Ambawang

“Belum keluar hasilnya. Dua mingguan keluar hasilnya. Kita lagi coba uji lab,” imbuhnya.

Namun, tim peneliti ITERA hanya mendapatkan sampel kecil meteoritnya. Sisanya masih berada di warga.

Robiatul mengatakan dia belum mengetahui apakah nantinya meteorit itu akan dibawa ke Lapan atau LIPI. Namun, jika merujuk pada UU No 21 Tahun 2003, meteorit itu bisa menjadi milik pemerintah untuk digunakan sebagai objek penelitian.

”Kalau berdasarkan UU No 21 Tahun 2003 Antariksa segala bentuk barang-barang dari ruang angkasa itu biasanya milik pemerintah. Untuk dijadikan objek penelitian,” ungkapnya.

Baca :  Berduka, Anies dan Keluarga Salat Gaib untuk Tengku Zulkarnain

Sebelumnya diberitakan, warga Lampung sempat dihebohkan oleh bunyi dentuman. Terkait peristiwa itu, atap rumah warga di Lampung Selatan rusak akibat tertimpa batu meteorit. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (28/1) malam.

“Memang ada batu di sana, sampai genteng pecah. Persis seperti di video yang disampaikan warga,” kata Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro saat dihubungi, Jumat (29/1/2021).

Dari gambar yang beredar, tampak batu tersebut berbentuk memanjang dan memiliki diameter terbesar 15-20 cm. Tampak batu tersebut menghitam di beberapa sisinya.

(detikcom/hli)


Komentar