oleh

Topan Eloise Terjadi di Mozambik, 3.000 Orang Dievakuasi

Headlines.id – Topan tropis Eloise menghantam Mozambik pada Sabtu pagi waktu setempat. Pejabat cuaca Afrika Selatan mengatakan topan menghantam pesisir Beira dengan hembusan angin kencang dan hujan lebat, namun tak lama kemudian badai mereda.

“Eloise terjadi sekitar pukul 2.30 pagi dengan kecepatan angin 160 kilometer per jam (99 mil per jam),” kata petugas prakiraan cuaca di Dinas Cuaca Afrika Selatan, Mbazhi Maliage seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/1/2021).

Dia mengatakan topan itu dikategorikan sebagai badai tropis sedang dengan kecepatan angin antara 90-100 km per jam dan diperkirakan akan semakin melemah saat memasuki bagian utara Afrika Selatan.

Otoritas laporan menerima laporan adanya banjir dan kerusakan akibat topan Eloise di beberapa bagian Mozambik. Maliage mengatakan departemen cuaca akan segera mendapatkan laporan resmi tentang kerusakan pada hari itu juga.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah meningkatkan peringatan badai yang dipicu oleh hangatnya suhu muka air di Samudra Hindia dari saluran Muzambik, menjadi siklon tropis dengan kekuatan yang setara dengan badai kategori dua.

Kekuatan kategori dua ini ada pada skala lima yang mengacu pada badai dengan kecepatan angin maksimal 154-177 km per jam (kjp).

Sekitar 3.000 orang telah dievakuasi dari distrik Buzi di luar kota pelabuhan Beira. Data itu disampaikan oleh Institut Nasional untuk Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana (INGD) Mozambik dalam sebuah sambutan yang disiarkan di televisi lokal pada Jumat (22/1) waktu setempat.

Pada Maret 2019 lalu, Beira dilanda Topan Idai yang menewaskan lebih dari 1.000 orang di seluruh Mozambik, Malawi, dan Zimbabwe.

Maliage mengatakan topan Eloise tidak akan seburuk Idai, akan tetapi masih akan menyebabkan banyak kerusakan di Mozambik.

“Besok, itu akan menjadi depresi tropis darat. Saat itu kecepatannya 60 kpj, “ujarnya.

(detikcom/hli)

Komentar