oleh

Eks Anggota FPI Kuningan Deklarasikan Front Persatuan Islam

Headlines.id – Pasca dilarang melakukan segala bentuk kegiatan hingga dianggap telah bubar oleh pemerintah, Front Pembela Islam atau FPI di berbagai daerah menyatakan akan berganti nama menjadi Front Persatuan Islam.

Hal itu pun dilakukan para anggota FPI di Kabupaten Kuningan. Bahkan pada Senin (4/1/2021) FPI Kuningan melakukan deklarasi Front Persatuan Islam Kuningan di halaman Masjid Syi’arul Islam, Kecamatan Kuningan.

Dalam deklarasi tersebut setidaknya ada 100 massa yang hadir. Mereka merupakan eks anggota FPI serta para simpatisan Habib Rizieq Shihab yang kini telah berganti nama menjadi Front Persatuan Islam.

Baca :  WN China Masuk RI, Imigrasi: Untuk Proyek Strategis Nasional Bukan Wisata

Massa yang hadir turut membawa poster bertuliskan ‘Front Persatuan Islam Bersama Umat Menjaga Agama, Bangsa dan Negara’. Ada juga sejumlah aparat keamanan yang berjaga disekitar area Masjid Syi’arul Islam.

“Deklarasi hari ini bertujuan agar umat islam bersatu dengan kendaraan yang baru dengan tujuan yang masih sama, hanya beda kendaraan saja,” kata Ismail saat diwawancarai wartawan seusai membacakan naskah deklarasi.

Baca :  Berduka, Anies dan Keluarga Salat Gaib untuk Tengku Zulkarnain

Sebelum acara deklarasi dimulai, massa juga sempat membacakan sholawat dan pernyataan dukungan terhadap Habib Rizieq Shihab yang hari ini menjalani sidang praperadilan.

Ismail juga mengatakan, pihaknya akan segera menggelar musyawarah untuk menentukan kepengurusan Front Persatuan Islam Kuningan.

“Terkait kepengurusan kita akan musyawarah dulu karena ini organisasi yang baru, termasuk mengurus legalitas organisasi kami,” ungkapnya.

Baca :  Ngabalin Bela Jokowi soal Pidato Bipang Ambawang: Presiden Semua Agama

Setelah resmi melakukan deklarasi, dalam waktu dekat Front Persatuan Islam Kuningan akan mendatangi DPRD Kuningan untuk menyampaikan aspirasi terkait pembunuhan 6 Laskar FPI.

“Agenda yang pertama kami akan melaksanakan audiensi dengan DPRD Kuningan pada Kamis besok untuk mengusut tuntas soal pembunuhan 6 laskar FPI,” pungkas Ismail. (detikcom/hli)


Komentar