oleh

Waduh! Jasad Maradona Mau Diangkat dari Kubur?

Headlines.id – Jasad Diego Maradona sudah dikubur selepas meninggalnya sang legenda. Kini, beredar kabar kuburan El D10S akan dibongkar dan tubuhnya dipindah ke tempat lain.

Maradona menghembuskan napasnya yang terakhir pada 25 November 2020 akibat henti jantung. Legenda sepakbola Argentina itu tutup usia di umur 60 tahun.

Jenazah Maradona kemudian disemayamkan di Istana Kepresidenan Argentina, sebelum dimakamkan di Jardin Bella Vista, Buenos Aires, Argentina. Pemerintah Negeri Tango juga mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari guna menghormati peraih juara Piala Dunia 1986 tersebut.

Setelah hampir satu bulan usai pemakaman Diego Maradona, muncul surat wasiat yang dituliskan Si Tangan Tuhan. Menukil laporan The Sun, surat tersebut ditandatangani Maradona pada 13 Oktober 2020, atau satu bulan sebelum kematiannya.

Pada surat tersebut, Maradona meminta supaya dirinya kelak diawetkan apabila meninggal dunia dan tubuhnya di simpan di sebuah museum di Argentina. Dia ingin meniru penghormatan seperti bapak bangsa Uni Soviet, Vladimir Lenin, yang jasadnya dipamerkan di Red Square, Moskow, sejak kematiannya pada 1924 hingga saat ini.

“Setelah analisis mendalam, saya ingin menyampaikan keinginan saya agar setelah kematian saya, tubuh saya dibalsem dan dipamerkan di museum, serta dikelilingi piala-piala saya, benda-benda pribadi dan kenangan tercinta supaya saya terus menerima kasih sayang orang-orang dari tempat tersebut,” begitu isi surat yang ditandatangani Maradona, dilansir dari The Sun.

Keinginan Diego Maradona mendapat tanggapan serius dari pengacaranya, Mario Baudry. Dia mengusulkan agar jasad Maradona diangkat dari lubang kuburnya di Bella Vista, untuk kemudian ditempatkan di mausoleum atau monumen makam yang dapat dikunjungi penggemar.

“Rencananya adalah membuat mausoleum di suatu tempat yang bisa dikunjungi para penggemar. Ini juga sudah pernah dibahas Maradona dengan saudara-saudaranya,” kata Baudry.

“Proposal yang kami miliki ini serius, konkret dan dengan biaya yang ditanggung sendiri. Namun, pada akhirnya itu akan menjadi tanggung jawab dari federasi sepakbola,” ujarnya.

(detikcom/hli)

Komentar