oleh

Mahasiswa Di Lampung Utara Bakar Gambar Puan Maharani

Headlines.id – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Utara Bergerak menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara, senin 12 oktober 2020.

Massa terdiri dari gabungan organisasi kemahasiswaan yaitu HMI, PMII dan IMM tersebut melakukan long march dari titik kumpul Pemkab Lampung Utara menuju DPRD Lampung Utara.

Sempat terjadi ketegangan antara massa dan aparat karena mereka dihalang dipintu masuk gedung DPRD. Dalam aksi tersebut massa sempat membakar keranda, ban bekas, serta gambar Ketua DPR RI Puan Maharani yang merupakan bentuk protes mereka dimana mereka menganggap telah matinya keadilan di negeri ini.

Massa ditemui langsung Ketua DPRD Lampung Utara bersama seluruh anggota dewan dari Partai Demokrat dan PKS, sementara itu Fraksi dari Partai lain tak ada satupun yang terlihat.

Ada lima pernyataan sikap atau tuntutan mereka yaitu mosi tidak percaya terhadap pemerintah dan DPR RI, menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja, meminta Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan Perppu meminta ketua dan seluruh anggota DPRD Lampung Utara menandatangani fakta integritas dan apabila tuntutan mereka tidak diterima mereka akan datang kembali.

Berita Lainnya  Tegas, Ketua DPRD Lampura Tolak RUU Cipta Kerja dan Akan Surati Presiden

Ketua DPRD Lampung Utara Romli yang menerima langsung massa aksi menyatakan sikapnya dan dengan tegas mendukung atas penolakan UU Cipta Kerja.

Aksi tersebut dikawal ketat oleh 475 aparat gabungan yaitu dari Polres Lampung Utara, Kodim 0412 Lampung Utara, Satuan Brimob, serta Sat Pol PP.

Massa akhirnya membubarkan diri setelah Ketua DPRD, Fraksi Demokrat dan Fraksi PKS menandatangi fakta integritas. Namun mereka akan kembali besok (13/10) guna meminta seluruh fraksi yang ada di DPRD Lampung Utara untuk membubuhkan tanda tangan penolakan.(wrt/hli)

Komentar