oleh

Blokir Netflix Dibuka, Apa Dampaknya ke Telkomsel & Indihome?

Headlines.id

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) telah membuka blokir layanan video on demand Netflix pada awal Juli lalu. Dampaknya, terjadi kenaikan yang cukup signifkan pada traffic data Telkomsel dan Indihome.

Leonardus Wahyu Wasono, Direktur Keuangan Telkomsel mengatakan, sejak dibuka blokir Netflix, jumlah pelanggan Telkomsel juga mengalami kenaikan.

“Secara customer juga naik. Untuk tahap awal, take rate cukup lumayan tinggi,” katanya, dalam paparan publik, Kamis (27/8/2020) di Jakarta.
Namun demikian, saat ini, kata dia, belum ada paket internet dari Telkomsel khusus Netflix dan ke depan ada rencana untuk kerja sama tersebut.

 

“Overall kita lihat belum menggunakan paket khusus [Netflix], ke depan kita akan engange dengan Netflix supaya dari sisi pengalaman tapi dari sisi bisnisnya juga bisa kita kolaborasikan,” jelasnya lagi.

Tidak hanya traffic data Telkomsel yang mengalami kenaikan, layanan internet Indihome juga ikut terkerek. Hal ini seperti yang disampaikan Venusiana Papasi, Direktur Consumer Service Telkom.

“Indihome karena kita open blokir kita lihat ada kenaikan Traffic dan kenaikan pelanggan yang mengakses. Cuma memang saat ini kita belum ada kerja sama secara bundling, tapi kita on going proses ke sana,” ujarnya.

Sebagai informasi, sampai dengan Juni 2020, perseroan mencatatkan pendapatan konsolidasi Rp 66,9 triliun dengan laba bersih Rp 10,99 triliun pada semester pertama 2020.

Pendapatan Indihome, tercatat tumbuh 19,1% menjadi Rp 10,4 triliun yang disokong oleh pertumbuhan pelanggan baru dan add-ons. Sedangkan, bisnis digital Telkomsel, naik 13,5% secara tahunan menjadi Rp 31,9 triliun dan memberi andil terhadap pendapatan sebesar 72,4%, naik dari tahun sebelumnya 62,2%.

Komentar