oleh

Komnas Perempuan Minta Pemeriksaan soal Bidan di Sumsel Live Bugil Tertutup

Headlines.id – Komnas Perempuan meminta pihak kepolisian untuk mencari tahu latar belakang bidan inisial AWM di Sumatera Selatan (Sumsel) yang melakukan live bugil via aplikasi. Komnas Perempuan juga meminta agar pemeriksaan terhadap kasus tersebut digelar tertutup.

“Persoalan ini harus dilihat latar belakangnya, ya. Siapa yang merekam dan mendistribusikan video tersebut, berita ini masih belum jelas, ya, apakah dia berada dalam tekanan atau paksaan, apakah dia melakukan sendiri atau ada orang lain. Karena itu, polisi sebaiknya mencari tahu siapa di belakangnya,” kata Komisioner Komnas Perempuan, Rini Iswatini, saat dihubungi, Rabu (26/8/2020).

Seperti dikutip dari detikcom Rini mengingatkan bahwa kasus bidan live bugil ini mengandung kesusilaan. Dia menjelaskan pemeriksaan secara tertutup dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perempuan.

“Dan dalam pemeriksaan sebaiknya dipastikan dia memberikan keterangan dalam keadaan sehat dan tidak depresi,” ucapnya.

“Saya juga mengingatkan bahwa kasus ini mengandung kesusilaan. Dengan demikian, pemberitaan terhadap pemeriksaan kasus ini dilakukan secara tertutup dan mengedepankan penghormatan terhadap hak-hak perempuan yang berhadapan dengan hukum,” lanjut dia.

Rini pun meyakini AWM adalah korban dari kasus ini. Karena itu, menurutnya, harus jelas siapa yang bertanggung jawab di balik video yang viral di sosial media tersebut.

“Dalam masyarakat patriarkhis, yang meninggikan peran dan posisi laki-laki, maka, dapat dipastikan perempuan adalah korban. Maka, penting bagi media untuk menginformasikan secara lengkap siapa di baliknya ya dan dalam situasi bagaimana si perempuan melakukannya, ada tekanan atau paksaan atau tidak,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi bidan AWM heboh setelah videonya live bugil beredar di masyarakat sejak sebulan lalu. AWM diduga melakukan aksi bugil demi meraup duit.

Setelah videonya heboh, polisi memanggil AWM 2 hari lalu untuk dimintai keterangan. AWM kembali diperiksa hari ini dan masih berstatus sebagai saksi.

“Dia itu warga Lahat, orangnya benar dan juga mengakui. Untuk yang bersangkutan masih UU ITE yang kami pakai. Diperiksa sudah 2 hari lalu sebagai saksi,” katanya

Menurut polisi, AWM diduga sudah 3 kali melakukan live bugil. Namun, polisi belum menjelaskan berapa total uang yang didapat AWM dari aksinya itu. (detikcom/hli)

Komentar