oleh

Malam Ini Bulan Dekat Bintang Merah Antares di Rasi Scorpion

Headlines.id

Malam ini (25/8), Bulan akan berada dekat dengan bintang Antares yang berwarna kemerahan dan merupakan bagian dari konstelasi rasi Scorpion.

Rasi Scorpius yang tampak seperti kalajengking ini biasa terlihat di arah tenggara. Bintang Antares sendiri ada di bagian badan dari rasi Skorpion. Dalam konstelasi ini, bintang Antares adalah bintang paling terang.

Untuk memudahkan pengamatan, pengguna bisa mencari bintang tersebut lewat aplikasi peta langit seperti Google Sky Maps atau Star Tracker.

Malam berikutnya (26/8), bulan akan berada lebih jauh dari Antares dan lebih dekat ke bagian ekor konstelasi Scorpius.

Bulan dan bintang-bintang itu sebenarnya tidak benar-benar berdekatan di luar angkasa. Bulan adalah tetangga selestial terdekat Bumi yang terpisah sekitar 238.885 mil atau 384.400 kilometer. Sementara bintang terdekat dari Bumi, Matahari, berjarak sekitar 400 kali lebih jauh dari jarak Bumi-Bulan.

Sementara, Antares diperkirakan berjarak 600 tahun cahaya dari Bumi. Satu tahun cahaya sekitar 63.000 kali lebih besar dari satu satuan astronomi, jarak matahari-Bumi.

Sehingga, Antares berada di suatu tempat sekitar 38 juta kali jarak matahari dari Bumi atau 600 x 63.000 = 37.800.000 unit astronomi.

Melansir Earth Sky, Antares adalah bintang paling terang di konstelasi Scorpius the Scorpion. Warna kemerahan Antares menunjukkan bahwa bintang itu memiliki suhu permukaan yang rendah.

Namun, ukuran Antares yang luar biasa membuat suhu permukaannya yang rendah bersinar pada kecerahan berkekuatan 1 di langit Bumi.

Melansir Langit Selatan, Antares memiliki magnitudo 0,96 dan dilihat dengan mata telanjang berwarna merah cemerlang. Antares sendiri berarti anti-Ares atau anti-Mars.

Penamaan ini menunjukkan bahwa warna merah Antares bersaing dengan warna merah Mars. Sebenarnya Antares merupakan bintang ganda, tetapi tanpa bantuan teleskop kita tidak mungkin dapat memisahkan kedua komponennya.

Dalam spektrum yang terlihat, bintang super raksasa merah ini memiliki luminositas sekitar 10.000 matahari. Tapi jika bisa memasukkan radiasi infra merah tak terlihat, Antares mungkin memiliki sebanyak 60.000 kali luminositas matahari.

Melansir Observatorium Bosscha ITB, fase bulan kuartir awal atau sering disebut bulan setengah akan berlangsung pada 26 Agustus 2020, pukul 00.58 WIB. Teleskop kecil dapat digunakan untuk mengabadikan momen bulan setengah tersebut melalui astrofotografi.

Pada fase itu, bulan disebut akan terbit ketika tengah hari dan mencapai posisi tertinggi saat matahari terbenam. Sehingga waktu yang dapat digunakan untuk mengamati momen itu cukup terbatas, yakni saat matahari terbenam sampai tengah malam dan tentunya posisi bulan akan berada pada arah barat.CNN Indonesia

Komentar