oleh

Jokowi Targetkan Produksi Vaksin Awal 2021, Komisi IX DPR: Kita Doakan

Jakarta – Komisi IX DPR menyambut baik harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menargetkan vaksin corona akan dibagikan ke seluruh masyarakat Indonesia pada Januari 2021.

Komisi IX mengharapkan hal itu terjadi meskipun ada anggapan kalau keberhasilan vaksin corona di bawah 50 persen.

“Kita setuju dengan harapan presiden bahwa nanti Januari vaksin ini sudah dibagikan ke masyarakat Indonesia, itu kan asumsi kalau uji klinis fase ketiga ini berhasil, sebagai ujian ini belum tentu semuanya berhasil , jadi peneliti eijkman mengatakan bahwa keberhasilan vaksin masih berada di bawah 50 persen, oleh karena itu ekspektasi presiden kita jadikan doa supaya ini berhasil,” kata anggota Komisi IX DPR, Saleh Daulay, kepada wartawan, seperti dikutip dari detik.com Selasa (11/8/2020).

Meski begitu, Saleh mendorong agar pemerintah mengedepankan produksi vaksin buatan dalam negeri. Saleh yakin akan kemampuan industri kesehatan dalam negeri.

“Tapi pada sisi lain juga saya sebetulnya lebih mendorong agar vaksin dalam negeri itu yang katanya vaksin merah putih yang lebih diutamakan, karena sepengetahuan saya bio farma sangat kompeten dalam memproduksi vaksin, dan kita mengekspor vaksin ke lebih dari 120 negara dan kita diakui, karena itu kita berharap vaksin COVID ini juga bisa diproduksi di negara kita dan di ekspor ke negara lain, itu artinya kalau kita berhasil ada kontribusi Indonesia dalam penanganan COVID internasional,” ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan, vaksin anti-virus Corona (COVID-19) tengah memasuki tahap uji klinis. Jokowi menargetkan, seluruh masyarakat Indonesia sudah bisa diberi vaksin Corona bulan Januari 2021.

“Kita berharap uji klinis yang ketiga ini Insyaallah akan diselesaikan dalam 6 bulan ini dan kita harap di bulan, Insyaallah Januari kita bisa memproduksi dan sekaligus juga kalau produksi siap, langsung diberi vaksinasinya kepada seluruh masyarakat di Tanah Air,” kata Jokowi saat meninjau penyuntikan vaksin Corona di Bandung, Jawa Barat, yang disiarkan saluran YouTube Setpres, dikutip dari detik.com Selasa (10/8/2020).

PT Bio Farma milik BUMN dipercaya untuk memproduksi vaksin virus Corona. Pada uji klinis fase III, Bio Farma memilih vaksin Corona dari Sinovac untuk dikembangkan di Indonesia. Jokowi mengatakan, Bio Farma bisa memproduksi hingga 100 juta vaksin Corona bulan ini.

Komentar