oleh

Bangga, Trump Perkenalkan Anjing Pembunuh Pimpinan ISIS

Headlines.id – “Jadi ini Conan. Mungkin saat ini, engkau merupakan anjing yang paling terkenal di seluruh dunia.”

Kalimat itu terlontar dari Presiden AS Donald Trump, setelah dia bertemu anjing yang mengejar Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.

Baghdadi tewas dalam penyerbuan yang dilakukan oleh pasukan AS di persembunyiannya di Barisha, Suriah, pada Oktober lalu.

“Conan melakukan pekerjaan fantastis,” puji Trump ketika anjing jenis Belgian Malinois dan pawangnya datang ke Gedung Putih.

Dilansir AFP Senin (25/11/2019), turut hadir di Gedung Putih adalah Wakil Presiden Mike Pence dan Ibu Negara Melania Trump.

“Anjing ini sangat hebat. Conan adalah sosok yang kuat. Saya yakin tidak akan ada macam-macam dengannya,” katanya.

Berdasarkan keterangan Pentagon, Conan memojokkan Pemimpin ISIS itu di ujung terowongan sebelum dia bunuh diri.

Abu Bakr al-Baghdadi mengaktifkan bom bunuh dirinya, dan menewaskan dua anak yang ikut dibawanya di terowongan.

Conan disebut terluka akibat kabel listrik dari rompi bom bunuh diri itu, namun dia diberitakan sudah pulih dan bertugas.

“Dia sangat terluka, kalian tahu. Kami kira dia tidak akan sembuh. Namun dia pulih secara cepat dan bertugas,” ulas sang presiden.

Trump mengatakan bahwa dia mencintai anjing itu, dan memberikannya penghargaan “medali serta plakat” atas jasanya.

Adapun presiden 73 tahun itu mengakhiri tradisi ratusan tahun dengan tidak adanya anjing di dalam Gedung Putih.

Dia memutuskan melakukan deklasifikasi identitas Conan, di mana sangat rahasia, dengan menunjukkan fotonya di Twitter.

Tak hanya itu, Dia juga menampilkan fotonya memberikan Medal of Honor, penghargaan tertinggi militer, kepada si anjing.

“Petarung Tangguh, Tangguh di Segala Hal”

Adapun upacara itu sempat menimbulkan kebingungan. di mana Conan disebut adalah betina, sebelum mengklarifikasi dan menegaskannya sebagai jantan.

Detil tentang kehidupannya, keluarga, hingga penghargaan selama bertugas tidak pernah diungkapkan ke publik.

Tetapi, Navy SEAL juga menggunakan anjing Belgian Malinois ketika menyerbu dan menewaskan Pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden di Pakistan, pada 2011.

Komandan Komando Sentral AS, Kenneth McKenzie, menerangkan Conan mempunyai pengalaman 50 misi tempur selama empat tahun bertugas.

Menyebut Conan “petarung tangguh, tangguh di segala hal”, dia memuji si canine sebagai hewan yang prima dan kariernya masih panjang.

Lebih lanjut, Trump sekali lagi menggaungkan bagaimana Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi tewas dalam serangan 26 Oktober.

“Itu serangan tanpa cacat. Kami mengerjakan banyak hal sejak itu. Hal-hal tertentu penting terjadi setelahnya,” ungkapnya.(washington)

Komentar