oleh

Zainudin Hasan Dituntut 15 Tahun Penjara

Headlines.id.Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan dituntut 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan. Jaksa meyakini Zainudin bersalah menerima suap, mendapat keuntungan dengan ikut proyek di wilayahnya, menerima gratifikasi, dan melakukan pencucian uang.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Zainudin Hasan berupa pidana penjara selama 15 tahun dikurangi selama terdakwa Zainudin Hasan berada dalam tahanan dan pidana denda sebesar Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan,” kata jaksa pada KPK saat membacakan surat tuntutan terhadap Zainudin di Pengadilan Tipikor Bandar Lampung, Senin (1/4/2019).

Dalam kasus dugaan suap, jaksa KPK meyakini Zainudin melakukan perbuatan itu bersama-sama dengan Hermansyah Hamidi selaku Kepala Dinas PUPR Pemkab Lampung Selatan 2016-2017, Anjar Asmara selaku Kepala Dinas PUPR Pemkab Lampung Selatan 2017-2018, serta Agus Bhakti Nugroho dan Syahroni sebagai pejabat di Dinas PUPR Pemkab Lampung Selatan.

Zainudin disebut meminta Agus menerima fee dari rekanan-rekanan proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan. Total suap yang diduga diterima Zainudin senilai sekitar Rp 72 miliar.

Untuk merealisasikan penerimaan itu, Zainudin lewat Hermansyah dan Syahroni melakukan plotting rekanan yang akan menjadi pemenang pada pekerjaan di Dinas PUPR Lampung Selatan dan memberikan daftar pekerjaan TA 2016 yang sudah di-plotting sebanyak 299 paket kegiatan beserta nama-nama rekanan yang ditunjuk menjadi pemenang dengan nilai pagu anggaran keseluruhan sebesar sekitar Rp 194 miliar.

“Terdakwa juga memerintahkan Hermansyah meminta commitment fee dari rekanan-rekanan tersebut sebesar 13,5 persen dari nilai proyek yang penyerahannya melalui Agus,” ucap jaksa.(wrt/hli)

Komentar