oleh

Bawaslu Garap Pejabat Pemkot, Sekot Mangkir

Headlines.id – Jalan sehat yang dihadiri oleh Calon Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu meninggalkan persoalan, dugaan mobilisasi masa yang terdiri dari aparatur sipil negara menyeruak dari kesuksesan acara yang digelar di tugu adipura ini.

Badan Pengawas Pemilu Kota Bandar Lampung menindak lanjuti laporan yang masuk terkait adanya mobilisasi atau perintah dari pejabat pemerintah kota bandar lampung kepada ASN yang terdiri dari tenaga pengajar. Dalam laporan nya, pelapor mengetahui secara langsung kegiatan jalan sehat dan bertemu dengan aparatur sipil di lokasi jalan sehat. Pelapor meninta kepada bawaslu kota bandar lampung untuk menindaklanjuti laporan ini.

Sementara itu, Bawaslu Kota Bandar Lampung langsung menindaklanjuti dengan memanggil pejabat Pemerintah Kota terkait. Hari ini Bawaslu mengagendakan pemanggilan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung dan Sekertaris Kota Bandar Lampung Badri Tamam. Namun yang memenuhi panggilan hanya kadisdik sementara Sekot Balam tidak hadir.

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Chandrawansyah mengatakan, meski tidak hadir proses pemeriksaan terus berjalan, bawaslu ingin mengetahui persoalan ini untuk mengambil tindakan lebih lanjut, khusus untuk Sekot Bandar Lampung yang tidak menghadiri panggilan. Bawaslu akan menyurati kembali yang bersangkutan untuk dapat hadir dalam klarifikasi.

Dalam keterangan yang diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung. Daniel Marsudi di depan anggota bawaslu mengakui bahwa dirinya memerintahkan langsung ASN untuk hadir dalam acara jalan sehat, dirinya berfikir bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan kenegaraan Presiden bukan kampanye. Namun, saat di wawancarai awak media, Kadisdik berucap lain, dirinya mengaku tidak memerintahkan asn secara langsung untuk hadir dalam kegiatan jalan sehat bersama calon presiden Joko Widodo. (ndw/hli).

Komentar