oleh

Pecatur Cilik Samantha Edithso Raih Dua Gelar Juara Dunia

Headlines.id – Pecatur cilik asal Bandung, Samantha Edithso sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah percaturan dunia. Bahkan, Samantha yang baru berusia 10 tahun tersebut telah dua kali meraih gelar juara dunia pada 2018.

Pertama, Samantha memenangi Kejuaraan Dunia Catur Cepat G10 yang digelar di Minsk, Belarusia pada Juli lalu. Terbaru, ia berhasil menjadi juara dunia setelah menempati puncak klasemen kategori Putri U-10 kejuaraan catur kadet dunia 2018 di Santiago de Compostela, Spanyol pada 3 hingga 16 November 2018.

Samantha mengaku senang dengan raihan juara dunia tersebut. Menurut dia, pertandingan di Spanyol berlangsung tegang karena perolehan poin antar pecatur begitu dekat. Samantha sendiri sukses meraih total match poin (MP) yakni 9 poin.

Unggul tipis dari peringkat kedua yang ditempati pecatur asal Rusia. Jarak poin Samantha dengan Alexandra Shvedova hanya setengah poin karena Shvedova mengantongi 8,5 poin.

Kemenangan Samantha tak terlepas usai dia mengalahkan Alexandra Shvedova. Pada Kamis, 15 November 2018, Samantha butuh waktu 5 jam untuk mengalahkan Shvedova.

“Senang sekali. Karena Samantha optimis bisa menang. Awalnya, Samantha sempat tersandung di babak keempat dan kesembilan. Tapi Samantha perbaiki di babak terakhir,” ucap Samantha ketika dihubungi, Jumat, 23 November 2018.

Larry Edith, ayah Samantha mengatakan dengan kemenangan putrinya di Spanyol, membuat elo ratingnya bertambah. Saat ini, Samantha mengantongi 1.879 poin, paling tinggi di antara pecatur cilik dunia seangkatannya.

“Saat ini Samantha elo ratingnya paling tinggi diantara pecatur seusianya. Sekarang mengantongi 1.879 poin, dulu pada 2016 Samantha pernah mengantongi 2.031 poin,” ujarnya.

Dia berharap, dengan raihan tersebut Samantha memiliki target untuk menjadi grand master muda wanita pertama asal Indonesia. Samantha memiliki target pada usia 12 atau 13 tahun bisa memiliki gelar grand master wanita.

“Sekarang Samantha bergelar Women Fide Master (WFM), tahun depan semoga IM (internasional master). Untuk bisa meraih gelar GM wanita tentunya Samantha hanya bertanding di turnamen yang ada elo ratingnya. Target selanjutnya bertanding di Penang dan Johor Malaysia,” ujarnya. (prc/wrt/hli)

Komentar